Tampilkan postingan dengan label lemari asam berkualitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lemari asam berkualitas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Februari 2016

Prinsip Lemari Asam

Lemari asam dalam laboratorium sangat diperlukan dan menjadi saran pendukung laboratorium.  Ada beberapa fungsi lemari asam:
http://robust-chemical.com/lemari-asam-fume-hood-based-on-wooden-structure/
  1. Tempat reaksi kimia yang menggunakan bahan bahan yang mudah menguap, gas yang berbahaya
  2. Tempat transfer bahan bahan kimia dan biologi
  3. Dan lain-lain
Sirkulasi udara dalam sistem lemari asam memegang peranan kunci dari aman tidaknya lemari asam. Disamping itu bahan bahan yang digunakan dalam lemari asam sebaiknya tahan terhadap bahan kimia.

Ada tiga komponen kimia yang perlu diperhatikan dalam pemeilihan bahan lemari asam/fume hood. Kompone tersebut adalah:
  1. Tahan terhadap bahan bahan kimia organik seperti pelarut oragnik
  2. Tahan terhadap bahan kimia yang bersifat korosif seperti asam dan bahasa.
  3. Tahan terhadap ledakan.
Ketiga komponen tersebut menjadi pertimbangan utama dalam memilih lemari asam/fume hood disamping desain dan harga.

PT. Robust Chemical adalah authorized dealer lemari asam/fume hood dan menyediakan lemari asam/fume hood sesuai  dengan kebutuhan anda. Kami mensuplai kebutuhan lemari asama anda baik itu lemari asam buatan luar negeri seperti dari cole parmer atau pun produk dalam negeri. Konsultasikan kebutuhan lemari asam/fume hood anda dengan tenaga ahli kami sehingga lemari asam yang akan anda beli sesuai dengan harapan anda. transgender - Jika anda masalah dengan lemari asam/fume hood anda maka kami menyediakan jasa service untuk perawatan lemari asam anda.

Spesifikasi  teknis Lemari asam/fume hood model RA 120 M:

  • Kapasitas Ruang Kerja : ± 750 Liter
  • Sistem Sirkulasi Udara : Centrifugal Blower
    1. Motor Power : 0.18 KW
    2. Air Flow : 1100 M3/H
    3. Fan dan Housing : PP dan DE
    4. Jendela Kerja : Safety Glass Tempered # 6 mm
    5. (Tinggi) 500 mm x (Panjang) 1045 mm
  • Sistem Penggerak Jendela : - Manual + Balans Pemberat
  • Konsumsi Daya Listrik : AC 220 Volt; 50 Hz; Max. 2200 VA
  • Penerangan Ruang Kerja 2 x 20 Watt
  • Power Outlet : 220 Volt; 10 Amp.
  • Dimensi Mekanikal : (Tinggi) 2440 x (Panjang) 1200 x (Lebar) 800 mm
  • Material Struktur : Multipleks Total Ketebalan # 18 mm
  • Alas Ruang Kerja : PVC # 8 mm
  • Fasilitas Kran Air : Ada
  • Fasilitas untuk Suplai Gas : Optional (Tambahan)
  • Pengecatan Akhir Alat : Special Paint (Chemical Resistance)

Rabu, 27 Januari 2016

Parameter Kimia Pulscane Negatif te H

Pengertian pulscane negatif te H
http://robust-chemical.com/lemari-asam-fume-hood-base-on-galvanized-steel-structure/ - Derajat keasaman lebih dikenal dengan istilah H. pH (singkatan dari pulscane negatif te H), yaitu logaritma dari kepekatan ion-ion H (hidrogen) yang terlepas dalam satu cairan. Derajat keasaman atau pH air menunjukkan aktifitas ion hydrogen dalam larutan tersebut dan dinyatakan sebagai konsentrasi ion hydrogen (dalam nol per lter) pada suhu tertentu atau dapat ditulis pH = - log (H+) (kordi dan Tancung, 2007).
Suatu ukuran yang menunjukkan apakah air bersifat asam atau dasar dikenal sebagai pH. Lebih tepatnya pH menunjukkan konsentrasi ion hydrogen dalam air dan didefinisikan sebagai logaritma asam bila pH dibawah 7 dan dasar ketika pH di atas 7. sebagian besar nilai pH ditemui jatuh antara 0 sampai 14. pH yang baik dalam budidaya adalah 6,5-9,0 (Mutris, 1992).
Faktor-Faktor yang mempengaruhi
http://www.articlemostwanted.com/2015/05/alysia-yeoh-transgender-comics-character.html - Peningkatan keasaman air (pH rendah) umumnya disebabkan limbah yang mengandung asam-asam mineral bebas dan asam karbonat. Keasaman tinggi (pH rendah) juga dapat disebabkan adanya FeS2  dalam air akan membentuk H2SO4 dan ion Fe2+ (larut dalam air ) (manik, 2003).
Perairan laut maupun pesisir memiliki pH relatif stabil dan berada dalam kisaran yang sempit. Biasanya berkisar antara 7,7 – 8,4 pH dipengaruhi olah kapasitas penyangga (buffer) yaitu adanya garam-garam karbonat dan bikarbonat yang dikandungnya (Boyd, 1982, Nybakkan, 1992 dalam Irawan et al, 2009)